hit counters
Bisnis & Karir Wiraniaga

Wajah Baru Pasar Buah Lembang Setelah Direvitalisasi

Wajah Baru Pasar Buah Lembang Setelah Direvitalisasi
Wajah Baru Pasar Buah Lembang Setelah Direvitalisasi- Maret 2017

LEMBANG.CO – Kurangnya keberadaan pasar tradisional di Lembang, Kab. Bandung Barat (KBB) pasca kebakaran pasar panorama Lembang,  perlahan citra pasar tradisional dirubah menjadi berkonsep modern. Seperti halnya yang dilakukan untuk pasar buah Lembang dimana, pasar buah Lembang  segera direvitalisasi kembali   pada pertengahan tahun 2016 dan akhirnya pada Maret tahun 2017 ini hadir Wajah Baru Pasar Buah Lembang.

Sebenarnya, keberadaan pasar tradisional memang penting yakni sebagai pondasi dasar perekonomian masyarakat. Kebutuhan warga lokal  akan pasar masihlah sangat besar, tak hanya sebagai penyedia kebutuhan warga  tetapi juga sebagai tempat menggantungkan kehidupan sebagian warga yakni dengan berdagang. Malah, kini  lebih banyak minimarket diduga tak berizin berdiri. Kebanyakan minimarket seakan mematikan pasar tradisional dan secara perlahan seakan mematikan sumber matapencaharian mereka.

Pasar Buah Lembang sebelumnya merupakan pasar yang banyak pedagangnya memang menjual buah-buahan, meskipun ada  juga pedagang lainnya seperti pedagang pernak-pernik khas Lembang, pedagang oleh-oleh khas Lembang, tak mau ketinggalan juga disekitarannya banyak  pedagang yang menjajakan jagung, colenak (tape bakar disiram gula merah) dan ketan bakar di kedai-kedai sederhana, mereka berjualannya dengan konsep kaki lima.

Meskipun sebelumnya luasnya kecil, tidak seperti pasar tradisional, namun karena komoditas yang dijual di pasar buah lembang ini memiliki kualitas, pasar ini banyak diburu wisatawan. Apalagi posisi Lembang sebagai tempat tujuan wisata, membuat pasar buah Lembang harus disajikan secara representatif. Para pedagang pun berharap dengan direvitalisasinya pasar buah Lembang ini, omset mereka ke depan akan semakin meningkat.

Harapan itu seakan menjadi kenyataan jika melihat dari hasil revitalisasi pasar yang mengubah konsep tradisional menjadi lebih modern. Ada lahan parkir yang luas, fasilitas toilet dan musola, meski saja ukuran setiap kios menjadi lebih sempit dari sebelumnya. Selain itu yang disayangkan lagi,  pedagang yang menempati kios-kiosnya masih minim. Kemungkinan dikarenakan kurangnya sosialisasi kepada para pedagang sebelumnya ya.

Hanna (FYn)/ LembangCO

About the author

Lembang.CO

Lembang.CO

Lembang.CO menyajikan warta wisata wiraniaga Kawasan Wisata Lembang, KBB & sekitarnya. Bergabunglah menjadi citizen journalist. Kerjasama iklan, sponsorship & undang meliput hub: m.me/lembangCO

Add Comment

Click here to post a comment