hit counters
Opini Warga

Sudut Pandang 20 Tahun Pasar Lembang Dari Seorang Warga

Penampakan Pasar Baru Lembang

LEMBANG.CO – OPINI : oleh Nina Rosita*). Melihat salah satu wajah pasar Lembang 20 tahun kemudian, ~kisah klasik untuk masa depan~ dari kacamata 20 tahun sebelumnya. Saat ini, menurut pandangan saya sekitar 75% progres rekonstruksi pasar Lembang. Bangunan ini telah dikenal secara luas dengan sebutan Pasar Raya Panorama dari 1995 – 2015. Kelak dibuka menyandang nama resmi Pasar Cermat Panorama Lembang sebagaimana terpampang di dinding depan bangunan barunya. Sebenarnya sih sama-sama aja pasar Lembang, lokasinya tetap di sana, tapi memang wajahnya berubah.

Tahun 80-an sampai 90-an sejauh ingatan saya, dulu pasar ini masih berupa pasar tradisional (banget). Terbagi menjadi dua blok utama, utara dan selatan yang terpisah oleh lorong tengah dari pintu utama. Bangunan kios berderet-deret, berjajar tapi bercampur dari pedagang sayuran, sembako, kue-kue, pakaian, perabot, kelontongan, daging, ayam, warung nasi, dll. Bentuk dan ukuran bangunannya berbeda-beda, karena dibangun sendiri-sendiri oleh pedagang, masih bebas pokoknya. Belum ada lantai ubin, kalau hujan yah pasti becek plus selokannya juga terbuka di tiap gang.

Di bagian selatan dekat gerbang barat ada pasar domba, berupa tanah lapang yang tertancap tiang-tiang kayu setinggi setengah meter dari permukaan tanah atau lebih tinggi gitu? Perspektif saya sewaktu anak SD. Di tiang tersebut dombanya diikat, makanya si domba suka muter-muterin itu tiang, kenang saya. Kala musim hujan, wow, berubah jadi kolam lumpur. Di lapang ini sering dijadikan tempat jualan tukang obat keliling yang pakai tenda jadul trus koar-koar pake towa, serunya sambil bawa ular atau landak dalam sangkar. Adakah yang waktu kecilnya suka nonton tukang obat?

Tahun 1994-1995, pemerintah Kabupaten Bandung merevitalisasi pasar Lembang ini menjadi Pasar Raya Panorama. Pasar tradisional yang tampil modern, terdiri dari dua lantai yang megah. Di awal era ini, kios-kios sudah tertata rapi, dengan pembagian blok-blok tertentu dengan komoditas tertentu. Menariknya, di bawah ada dindong dan di lantai atas ada bioskop Nuansa Studio dan Toko Nuansa Studio. Siapa yang pernah borong kartu lebaran di Nuansa Studio, cung!

Insiden kebakaran pernah beberapa kali melanda pasar, salah satunya yang cukup besar terjadi pertengahan bulan 14 Mei 1998. Di ‘akhir kejayaan’ Pasar Raya Panorama, kondisinya cukup semerawut, fisik bangunan mulai hancur, lahan parkir malah digunakan menjadi lapak-lapak pedagang, kalau musim hujan berarti banjir. Isu pemindahan pasar mulai santer terdengar. Tujuhbelas tahun kemudian, tepat pada 14 Mei 2015, kebakaran besar membumihanguskan pasar. Memori indah Pasar Raya Panorama ikut hancur ketika itu pula.

Baca juga : http://www.lembang.co/video-berita-kebakaran-pasar-panorama-lembang/

Sekarang, dari 20 tahun lalu, menjelang tahun 2018, pasar Lembang yang baru akan kembali bergeliat. Secara fisik, bangunan yang baru terdiri atas 3 lantai. Berdasarkan pengaturan dari pengelola Pasar Cermat Panorama Lembang, bagian lantai dasar diperuntukkan komoditas basahan, sembako, daging, tahu, tempe, retekan. Ada jalan tembus di tengah lantai dasar yang bisa dilalui kendaraan bongkar muat barang untuk pedagang. Sedangkan di lantai 1, khusus toko emas, perhiasan, aksesoris, pakaian, dan kelontongan. Terbaru adalah penyediaan food court semacam pusat kulinernya di lantai 2. Untuk naik lantai atas tersedia tangga elevator. Fasilitas parkir, lumayan luas. Selain dari area parkir di lantai 1, di sekeliling lantai dasar bangunan juga tersedia parkiran.

Para pedagang mulai melakukan serah terima ruang dagang dengan PT Bangunbina Persada, selaku pihak pengembang dan pengelola pasar, Rabu, 20 Desember 2017. Walaupun sudah memiliki tempat berjualan di pasar, operasional Pasar Panorama baru dibuka secara resmi pada 15 Januari 2018. Begitu keterangan yang dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.

Impian, asa, cita-cita, harapan, perjuangan pedagang dan warga untuk masa depan oleh dan dari puluhan ribu nyawa, generasi sebelumnya, generasi sekarang dan generasi mendatang. Semoga menjadi penyemangat dan berharap pasar ini semakin memberikan faedah.

*) Warga & pedagang pasar Lembang
Foto oleh Nina Rosita.

About the author

Lembang.CO

Lembang.CO

Lembang.CO menyajikan warta wisata wiraniaga Kawasan Wisata Lembang, KBB & sekitarnya. Bergabunglah menjadi citizen journalist. Kerjasama iklan, sponsorship & undang meliput hub: m.me/lembangCO