hit counters
Opini Problematika Warga Warta

Riset Para Ahli Tentang Potensi Gempa Patahan Lembang

Riset Para Ahli Tentang Potensi Gempa Patahan Lembang

LEMBANG.CO – Patahan Lembang yakni patahan (sesar) yang membentang berbentuk bukit sepanjang 25 km di utara Bandung (Kawasan Bandung Utara) dari Kec. Lembang, Kec. Parongpong hingga Kec. Cisarua, Kab. Bandung Barat (KBB). Potensi gempa patahan (sesar) ini kelak mengancam warga karena Patahan Lembang aktif serta berbahaya bagi warga se-Bandung Raya.  Kini, semakin banyak Riset Para Ahli Tentang Potensi Gempa Patahan Lembang.

Baca juga :

Dikutip dari laman pikiran-rakyat.com Rahma Hanifa, Peneliti dari Pusat Penelitian Mitigasi Bencana Institut Teknologi Bandung mengatakan bahwa berdasarkan penelitian terakhir di bidang geologi, geodesi, seismik, kegempaan, patahan Lembang berpotensi menimbulkan gempa dengan magnitudo 6 sampai 7.

Riset tersebut disampaikannya  seusai menggelar sosialisasi bersama dengan Peneliti Yoshiyuki Kaneda, profesor kegempaan dari Kagawa University, Jepang mengenai Patahan (Sesar) Lembang di SD Pancasila, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Jumat, 24 Maret 2017  beberapa waktu lalu.

Dia juga menilai, gempa dengan kekuatan yang besar itu sulit dihindarkan. Patahan (Sesar) Lembang sampai saat ini masih terus aktif dan bergerak. Oleh karena itu, dia berharap warga harus tetap waspada, apalagi secara kenyataannya sebagian warga Lembang masih belum paham mengenai Sesar Lembang.

Selain itu dikutip di laman inilahkoran.com Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi (LIPI) Eko Yulianto mengatakan, berdasarkan metode penelitian seperti geologi, geofisika, geodesi, dan antropologi, pergerakan patahan (sesar) Lembang aktif dan berbahaya karena retakan yang diakibatkan gempa yang  terjadi tahun 60 SM dan 1500 M yang lalu diprediksi akan mengakibatkan goncangan dengan skala yang besar di kemudian hari, (13/12/16).

Selanjutnya dikutip dari m.tempo.co Pakar gempa Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Bandung, Danny Hilman, dalam acara Rembug Gempa di Tatar Bandung yang digelar di Gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung (13/12/2016) juga memperingatkan potensi gempa  sesar atau Patahan Lembang bermagnitudo 6,5 hingga 7.

Kolega Danny, Mudrik Daryono, bahkan telah memetakan jalur Sesar Lembang dengan citra satelit beresolusi tinggi. Titik nol kilometer sesar ditandai di daerah Padalarang, dekat jalan tol. Hasil penelitian paleoseismologi terkini yang dilakukan Mudrik dan Danny Hilman berhasil mendapatkan bukti otentik. Gempa Patahan Lembang setidaknya pernah terjadi pada 2.000 tahun silam.

Oleh karenanya, sosialisasi mengenai potensi gempa ini, potensi dampak dari gempa ini dan terutama mengenai mitigasi bencana di masyarakat harus benar-benar ditingkatkan. Sebab, sepanjang 29 kilometer jalur sesar itu berbahaya. Titik nol itu sebagai penanda pangkal sesar di sebelah barat. Sesar Lembang memanjang ke timur hingga berada di antara Bukit Batu Lonceng dan Gunung Manglayang.

Hanna (FYn)/ LembangCO

About the author

Lembang.CO

Lembang.CO

Lembang.CO menyajikan warta wisata wiraniaga Kawasan Wisata Lembang, KBB & sekitarnya. Bergabunglah menjadi citizen journalist. Kerjasama iklan, sponsorship & undang meliput hub: m.me/lembangCO

Add Comment

Click here to post a comment