hit counters
Problematika Produk Lokal Warga Warta Wiraniaga

Harga Tomat Anjlok, Petani Lembang Sulit Menjual Hasil Panen

Harga Tomat Anjlok, Petani Lembang Sulit Menjual Hasil Panen

LEMBANG.CO – Lembang, Kab.Bandung Barat (KBB) sudah terkenal dengan daerah penghasil sayuran. Sayuran yang ditanam oleh para warganya tersebut banyaklah jenisnya. Sebagai salah satu sentra tomat di Jawa Barat, hasil panen tomat di Lembang, KBB selalu melimpah. Namun, memasuki 2017, harga tomat anjlok, petani Lembang sulit menjual hasil panen.

Dikutip dari pikiran-rakyat.com Para petani sayuran di daerah Lembang pasrah dengan harga tomat yang anjlok sejak awal tahun ini. Padahal, para petani harus mengeluarkan biaya lebih mahal untuk perawatannya, karena hujan terus-menerus membuat tomat jadi lebih rentan mengalami kerusakan.

Petani asal Kampung Cicalung, Desa Wangunharja, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, sekaligus pengepul tomat, Ayi Suhendar (47) menuturkan, saat ini komoditas tomat cuma laku dijual sekitar Rp 700 per kilogram.

Dengan harga yang murah itu, dia justru kesulitan untuk menjualnya, karena biaya pengiriman cenderung lebih besar dibandingkan harga jualnya,Agar tetap bisa meraup untung, tomat yang biasa dia jual ke pasar induk di Jakarta kini dijual juga hingga ke daerah Batam, ( 3 Maret 2017).

Dalam sehari, Ayi mengaku bisa menerima kiriman sampai 10 ton tomat dari para petani di Wangunharja. Akan tetapi, tomat sejumlah itu tidak langsung dijual karena permintaan pasar yang berkurang. Padahal, kata dia, tomat tidak bisa disimpan terlalu lama karena dapat membusuk.

Petani lainnya Nanang asal Desa Cikidang, Lembang menuturkan, harga tomat sudah anjlok sejak awal tahun, hanya dihargai Rp 300 per kilogram. Sempat membaik jadi Rp 1.000 per kilogram, ternyata harga tomat kembali turun.

Padahal, kata biaya perawatan tomat pada musim hujan seperti sekarang ini lebih besar dibandingkan musim kemarau. Untuk satu pohon tomat, setidaknya butuh biaya perawatan sampai Rp 5.000 untuk pupuk dan obat sampai tomat bisa dipanen.

Dia berharap, pemerintah dapat turun tangan untuk membantu petani menghadapi kondisi yang demikian. Saat harga cabai tinggi, semua ramai membicarakannya. Padahal, harga tomat juga sedang jatuh. Seharusnya seimbang dicarikan solusinya, karena tomat dan cabai sama-sama dibutuhkan masyarakat.

Hanna (FYn)/ LembangCO

About the author

Lembang.CO

Lembang.CO

Lembang.CO menyajikan warta wisata wiraniaga Kawasan Wisata Lembang, KBB & sekitarnya. Bergabunglah menjadi citizen journalist. Kerjasama iklan, sponsorship & undang meliput hub: m.me/lembangCO

Add Comment

Click here to post a comment